Ada kamar suram yg dilihatnya sbg mercusuar,
Palung curam dianggapnya kolam ikan.
Sedari awal jalan telah berselisihan
Tak pernah bersandingan, dipaksakan sejalan..
Bom waktu tersulut,
Jalanan berubah jd pemakaman..
Pekuburan masal untuk semua perjuangan bertahan..
Tawa dan kata dibungkam dan diledakkan.
Menguap hangus menjadi abu yg berterbangan..
Tersisa hanya luka, duka, dan air mata..
Bukan tanpa sengaja aku menjelajah.. Tiada kebetulan atas peristiwa.. Pikiran telah membentuk jalan.. Mengantar pada qadar.. Menapakkan langkah pada dunia.. Tak hanya untuk kenangan, Melainkan sebuah pengabdian..
Selasa, 08 April 2014
(mungkin) selamat tinggal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar