Jumat, 18 November 2011

Pesan lewat Satelit


Jangan katakan lewat guntur yg menggelegar..

Jangan utarakan melalui petir berkilatan..

Cukupkan rintikmu yg menyampaikan..

Pesan2 kelelahan yg menjemukan..

Mensyairkan suara2 kerinduan yg tak kunjung tersaimpaikan..

Tak melihat sekian lama..

Tak bergetar hati mengingat..

Disana..

Terlampau jauh aku unt tahu..

Adakah rujan jg menyampaikan pesanku??

_greenville_

Sabtu, 24 September 2011

Dua Menjadi Satu


Hari yg disakralkan..

Menyatu dua keluarga menjadi satu..

Meriah mengabarkan kepada kawan..

Takjub dibuat seluruh kerabat dan sahabat..

5 tahun tabungan dihabiskan..

Atau bahkan cicilan bank menanti esoknya..

Demi kemegahan sesaat..

Demi "kepantasan" di depan tamu yg sejatinya hanya peduli dg penampilan dirinya sendiri,

Yang juga ingin dibilang pantas..

Sunnah unt berkabar kebahagiaan,

Tp...

Tidakkah bisa berkabar itu berupa undangan duduk bersama dan bercengkrama??

Bukan sekedar undangan unt setor muka dan

Undangan "membantu" modal yg dihabiskan?

Aghhh.. Bukan kah inti semua itu ketika si lelaki mengucap ijab dan qabul dr wali si wanita??

Dan tidakkah terpikir hari sesudahnya??

Betapa berharganya jika puluhan juta itu disumbangkan unt amalan jariyah??

Amalan yg akan menolong ketika raga terlepas dr jiwanya..

Ya Alloh, saat nanti Engkau menghadirkan lelaki unt imam bagiku..

Semoga hari sakral itu tdk berlangsung tanpa makna dan sia-sia..

Published with Blogger-droid v1.7.4