Aku mendusta pada hati..
Aku ingkar pada fikir..
Tiada hasrat mengakui..
Merelakan saja..
Biar hanya dirasa pada dasar yang tak teraba..
Masih berharap berteman sabar..
Pasti segera berkabar..
Tak kan melena pada amarah,,
Lelah sungguhnya..
Bersandar pada murka diri..
Makin sesak meresap..
Sesungguhnya Sang Khallid bersama Si Sabar..
Semoga tak selalu merugi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar